Camera 360Gunung Merbabu diberitakan di media sebagai tempat pelatihan teroris yang baru saja ditangkap. Dimanakah lokasi gunung Merbabu? Penasaran? Mari mendaki gunung Merbabu 3.142 Mdpl.

Tanggal 24 lalu kami melakukan dengan ekspedisi Merbabu. Kami tulis ‘ekspedisi’ karena ini pertama kalinya ke Merbabu, mendaki sampai puncak sebuah gunung. Saya yang sehari-hari di depan komputer mengerjakan desain dan online, tiba-tiba sampai di atas puncak gunung Merbabu.

Teringat moment tersebut, saya tertarik untuk memberikan reportasenya kepada anda para pembaca Kompasiana, terutama kanal wisata.

Gunung Merbabu terletak di Jawa Tengah, di daerah Selo. Memiliki ketinggian 3.142 meter dari permukaan laut. Gunung yang sangat eksotis ini merupakan gunung yang biasa digunakan untuk para pemula. Dari teksturnya, jalurnya, dan berbagai faktor, membuat gunung ini dapat digunakan untuk latihan pendakian.

Menurut pendaki-pendaki senior, lama pendakian sampai puncak Merbabu memerlukan waktu sekitar 7-8 jam. Sepertinya waktu yang sangat lama, tetapi jika kita menikmati perjalanannya apalagi bersama-sama, akan terasa singkat. Saya sarankan, anda mendaki pada malam hari, agar tidak terlalu terasa capek dan memburu sunrise pada pagi harinya.

 

Sesampainya di basecamp Pendakian Jalur Selo, yang terkenal adalah basecamp Pak Parman. Silakan mengurus administrasi dahulu di basecamp, agar basecamp mengetahui berapa jumlah pendaki dan informasi penting lainnya, itu sudah aturan main jika ingin mendaki. Setelah mengurus administrasi, sambil menunggu malam, kita bisa beristirahat di basecamp, menyiapkan peralatan dan perlengkapan mendaki.

Terkait perlengkapan, yang perlu dibawa saat mendaki: senter LED, jaket tebal, jas hujan, makanan ringan, kompor parafin, alat masak kecil, air minum, dan perlengkapan pribadi lainnya yang dibutuhkan, seperti kamera untuk dokumentasi. Jika kita membawa barang-barang yang berlebih dan sekiranya tidak kita gunakan selama pendakian, lebih baik dititipkan di basecamp

Ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan selama pendakian. Diantaranya adalah: usahakan untuk tidak buang air di pohon besar, jika menghendaki, bacalah do’a, agar kita sesama makhluk Tuhan saling menghargai. Kemudian jangan sampai membuang sampah sembarangan karena akan merusak ekosistem dan keseimbangan alam. Hargailah dan jagalah kelestarian alam selama pendakian.

Selamat berwisata, selamat menjelajah.

Dokumentasi By : Aris , Lana

 

Tags: , ,